Sejak masih Sekolah Dasar kita sudah diajarkan ketrampilan tangan yang mendasar. Tak jarang juga guru guru masa kini sudah mengajarkan membuat souvenir dari barang barang bekas non organik untuk dijadikan suatu buah tangan dengan tingkat kreatifitas masing masing.

Mendaur ulang barang bekas memang sudah menjadi tren yang sangat positif diseluruh dunia termasuk di Indonesia. Di Bandung, seorang ibu rumah tangga bernama Herani Erlina mampu mengubah kertas koran menjadi barang yang memiliki nilai jual. Bahkan bungkus apel pun bisa dibuat menjadi souvenir cantik berbentuk bunga bunga. Ada pula yang menyulap tumpukan CD bekas menjadi pohon natal yang gemerlap. Hasil dari kerajinan ini pun sekarang banyak diburu untuk dijadikan souvenir oleh kalangan masyarakat, bahkan kalangan atas sekalipun.

Kreatifitas berperan sangat penting dalam pengolahan barang bekas menjadi souvenir. Makadari itus emakin kesini hasil dari pengolahan barang bekas tersebut semakin banyak varianya, mulai dari gantungan kunci, tas, dompet, hiasan dinding, dan masih banyak lagi.

Semua acara pertemuan saat ini biasanya memberikan souvenir untuk dibawa pulang.Untuk anda yang tidak suka hal yang biasa biasa saja, souvenir dari barang bekas bisamenjadi alternative lain pemilihan souvenir untuk dibagikan diacara acara pertemuan kantor dan lain lain. Atau anda bisa menangkap ini sebagai peluang usaha untuk menjual souvenir yang terbuat dari barang bekas pada relasi.

Tags:
About Author: Artikel Makalah