Home    

Sekolah Inklusi dan Anak Berkebutuhan Khusus

Sekolah Inklusi Dilarang Tolak ABK
WONOSARI (KR) – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Gunungkidul diawali Sekolah Dasar (SD) berlangsung 25-28 Juni, kemudian SMP 4 – 6 Juli dan SMA 2-

4 Jul). “Sekolah inklusi sebanyak 240 sekolah tidak boleh menolak Anak Berkebutuhan Khusus (ABK),” ujar H Agus Muchdiharto SH MM, Kasi Data dan Perencanaan Bidang Perencanaan Disdikpora Gunungkidul, Senin (4/6).
Dikatakan, dalam pendaftaran sekolah tidak diperbolehkan memungut biaya kepada siswa maupun orang-tua siswa. Karena masing-masing sekolah sudah merencanakan anggaran PPDB pada Anggaran Kegiatan Sekolah (AKS) sehingga warga masya-rakat dalam mendaftarkan anaknya gratis.

Dalam juknis yang disampaikan ke sekolah-sekolah, tidak secara implisit menyebut
kuota siswa miskin yang wajib diterima. Tbtapi asai pendaftaran gratis semua calon peserta didik pasti mendapat sekolahan

‘ Dalam juknis sudah disebutkan bagi sekolah yang belum terpenuhi kuotanya masih dapat menerima sampai 14 Juli,” ujamya.

Disdikpora Gunungkidul tidak mengatur secara khusus bagi sekolah Rintisan Sekolah Berstandar Ln ternasional (RS-
BI) karena sudah ada pedoman dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan persetujuan Disdikpora.

Sedangkan untuk sekolah kelas unggulan secara umum mengikuti persyaratan sekolah reguler. Persyaratan khusus diatur oleh masing-masing satuan pendidikan.

“Intinya pada awai tahun ajaran baru semua calon peserta didik wajib mendapatkan sekolahan.’ ujarnya.


Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: Anak Berkebutuhan Khusus, BI, didik, Disdikpora Gunungkidul, gratis, menerima, PPDB, sekolah, siswa, SMA