Home    

Menghadapi Produsen yang Tebang Pilih kepada Reseller

Tanya:

Saya Meti Sebagai Reseller dari sebuah produk, bagaimana cara menghadapi komplain dari pelanggan mengenai kualitas produk, sementara ketika disampaikan ke produsen, pihak produsen selalu mengulur-ulur waktu dan mencari-cari alasan, karena jumlah pembelian sedikit. Mohon solusinyal

Masih terkait dengan produsen, saya juga ingin menanyakan bagaimana cara meladeni produsen yang sangat responsif dan memberikan pelayanan terbaik ketika kita membeli dalam partai sangat besar, namun ketika membeli partai minimum pelayanannya sedikit berubah?

Bagaimana cara menentukan dan mencari produsen yang bcik untuk suatu produk yang belum banyak pelaku usahanya dan sangat sedikit pilihannya? Seperti apa kriterianya?

Meti, Ciledug – Tangerang

 

Jawab:

Komplain yang dilakukan pelanggan menunjukkan kalau mereka tidak puas dengan produk yang kita jual. Ketidakpuasan tersebut bisa berdampak sikap pelanggan yang tidak lagi membeli produk yang kita tawarkan sebagai Reseller. Untuk itu beberapa cara yang dapat dilakukan.

Pertama, redam dulu ketidakpuasan pelanggan supaya mereka tidak menyalahkan kita sebagai Reseller. Artinya, kita harus tampak memperjuangkan keinginan pelanggan dengan mengatakan kalau keluhan pelanggan sudah disampaikan beru ang kali ke produsen. Kedua, sampaikan keluhan-keluhan pelanggan ini ke produsen dan beri batas waktu

kapan kira-kira akan diselesaikan. Untuk hal ini perlu negosiasi dengan produsen. Anda dapat mengatakan kepada produsen kalau Anda hanya memesan sedikit karena banyak pelanggan yang tidak puas dengan produk tersebut. Kalau pelanggan puas, tentu nantinya pemesanan Anda dan frekuensinya akan lebih besar.

Ketiga, cek ulang apakah Anda sudah menyampaikan keluhan pada “orang yang tepat” dari pihak produsen. Jangan-jangan keluhan Anda tidak sampai ke orang yang berkepentingan dari pihak produsen. Dalam hal ini adalah pemilik usaha sebagai orang yang tepat untuk Anda ajak bernegosiasi karena biasanya pemilik usaha tentu akan sangat perhatian dengan bisnisnya. Keempat, usahakan mencari produsen lain dan mulai lakukan perbandingan. Kalau kita mempunyai banyak produsen atau pemasok, tentu posisi tawar menawar kita lebih kuat. Jadi kalau produsen tidak menanggapi keluhan kita, kita sampaikan akan menghentikan pesanan dan pindah ke pesaing.

Untuk pertanyaan kedua, sebenarnya tak jauh berbeda dengan permasalahan pertama. Kita bisa menyampaikan keinginan ke produsen, misalnya pengiriman yang tepat waktu tanpa memandang jumlah pesanan. Dan sampaikan pula jika produsen mengurangi layanannya bisa menyebabkan Anda kehilangan pembeli. Akibatnya, tentu Anda juga tidak akan memesan ke produsen. Informasikan pula kalau besar kecilnya pemesanan tergantung pada musim sehingga produsen bisa mengerti kondisi dan keadaan kita. Lebih amannya buat kontrak atau syarat pemesanan yang dilakukan melalui negosiasi. Misainya perjanjian jangka waktu pengiriman maksimal 3 hari dari pemesanan, bila melewati batasan tersebut, maka ada konsekuensinya pengurangan biaya dan sebagainya.

Pertanyaan ketiga, peranan produsen memang sangat menentukan kepuasan pelanggan. Kalau pasokan atau layanan produsen buruk, ujung-ujungnya Reseller juga tidak bisa melayani pelanggan dengan baik. Secara umum, posisi sebagai pembeli atau Reseller lebih kuat dari penjual atau produsen. Namun keadaan yang Anda jelaskan membuat posisi produsen sangat kuat. Bila jumlah produsen sedikit atau bahkan hanya satu, maka posisi Reseller menjadi

lemah karena bergantung pada satu produsen. Meski demikian Anda bisa mencari produsen atau pemasok baru dengan beberapa cara, seperti lewat teman bisnis, searching di internet, buku telepon {yellowpages), direktori produsen dan pemasok yang dimuat di majalah atau tabloid bisnis, atau bisa juga dengan iklan, misalnya “Dicari pemasok…, hubungi…’.

Untuk menentukan produsen yang baik tentukan kriteria apa yang Anda perlukan, misalnya membuat daftar dan penilaian dari tiap produsen mulai dari segi ketepatan waktu pengiriman, kecocokan dengan rencana pesanan, dan lain sebagainya. Kriteria produsen yang baik adalah selalu memasok apa yang kita pesan, memberi layanan terbaik, pengiriman tepat waktu, layanan retur, pemberian reward untuk jumlah pemesanan tertentu, dan memberi tawaran yang menguntungkan.

Sebaliknya di mata produsen Reseller harus mampu memesan dalam jumlah besar dan sering, pembayaran tunai dan tepat waktu, loyal, dan tidak banyak menuntut. Namun, perlu diingat terkadang memang dua hal ini sangat bertentangan. Apa yang diinginkan produsen dan Reseller memang saling bertolak belakang, karena pada dasarnya mereka memiliki kepentingan sendiri-sendiri. Untuk itulah pentingnya negosiasi antara produsen dan Reseller. Yang penting lakukan negosiasi yang win-win solution. Semoga jawaban ini memberi pencerahan. Terima kasih.


Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: bisnis, buku, Ciledug Tangerang, iklan, kriteria, mata, pesan, produk, produsen, tidak akan