Home    

Lama Penyelesaian Sertifikat Tanah

4 Tahun, Sertifikat Warga Belum Jadi
Grobogan (KR) – Puluhan warga di Desa Tahunan, Sulur, Tlogotirto dan Kalipang Kecamatan Gabus, Grobogan, mengeluh, karena sertifikat tanah hak milik yang mereka ajukan sejak tahun 2008 belum juga selesai. Padahal biaya sertifikat mereka sudah dibayar lunas melalui pinjaman Perusahaan Daerah (PD) BPR Purwa Artha Purwodadi.

Biaya sertifikat yang diambilkan dari kredit pinjaman BPR Purwa Artha sudah diterima Pak Camat pada bulan September 2008. Namun hingga kredit pinjaman lunas, serti-fikatnya belum juga diberikan. Bahkan menurut informasi, berkas pengajuan sertifikat juga belum dikirim ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ungkap seorang warga, Jumat (1/6).

Hal itu juga dibenarkan Kepala Desa Kalipang Supriyanto, bahwa sertifikat tanah milik warganya belum diproses oleh camat. ”Di desa saya ada 24 bidang tanah yang diajukan sertifikat hak milik. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan pasti, kapan sertifikat diberikan. Padahal warga kami sudah membayar lunas. Setiap kali saya tanyakan kepada Pak Camat selalu dijawab sabar,” keluhnya.
Menanggapi hal itu Camat Gabus Tatang Wahyu JPSP menjelaskan, kasus sertifikat tanah di wilayahnya muncul ketika Camat Gabus dijabat Bambang Lunto Lagiyono, yang sekarang menjabat Camat Brati. ”Kasusnya tahun 2008, sementara saya menjabat Camat Gabus tahun 2009. Meski begitu saya sudah berusaha membantu menyelesaikan dengan menghubungi Pak Bambang Lunto. Namun hingga sekarang ternyata belum juga selesai,” ujar Tatang.

Berdasarkan laporan kepala desa, jumlah tanah yang diajukan warga di empat desa ada 141 bidang. Sebanyak 18 bidang di antaranya berkasnya sudah dikirim ke BPN, 26 bidang masih dalam proses pengukuran. Sisanya yang 97 bidang belum diproses sama sekali. ’’Menurut keterangan, semua warga sudah membayar lunas melalui kredit BPR Purwa Artha. Tetapi sampai kredit lunas, sertifikat belum juga selesai,” tandas Tatang.

Terpisah, Bambang Lunto Legiyono mengaku sudah mengembalikan biaya 26 bidang tanah kepada warga. “Sekarang tinggal sekitar 30 bidang yang masih dalam proses penserti-fikatan tanah ke BPN,” tegasnya.


Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: BPN, Desa Tahunan, kredit, Pak Camat, sertifikat, sertifikat tanah, tanah