Home    

Filosofi ‘Gundul-gundul Pacul’

Bupati Lantik Para Kades Terpilih | Filosofi ‘Gundul-gundul Pacul’ Perlu Didalami | Panjatan (KR) – Para kepala desa (Kades) seharusnya membaca kembali pakta integritas yang pernah mereka tanda tangani. Dalam menjalankan tugasnya harus profe-sional, selalu meningkatkan pelayanan publik, transparan dan disiplin waktu.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengungkapkan tersebut seusai melantik Samiran sebagai Kades Krembangan dalam rapat paripurna Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di kantor desa setempat, Jumat (8/6). Usai pelantikan kades di Desa Krembangan, Bupati Kulonprogo juga melantik Agus Setiadi sebagai Kades Demen di Kantor Desa Demen dan melantik Slamet sebagai Kades Kebonrejo.

Menurutnya, asas demo-krasi dalam setiap penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) hendaknya dijunjung tinggi. Dalam Pilkades harus ada calon kades yang menang dan kalah. Itu persyaratan mutlak dalam asas demokrasi. Calon kades yang menang dalam Pilkades, lan-jutnya jangan sombong dengan kemenangannya. Bagi calon
kades yang kalah, seharusnya dapat menerima dengan le-gowo. Dalam menjalankan tu-gas sebagai kades diharapkan mendalami filosofi lagu anak-anak, ‘Gundul-gundul Pacul’.

Orang gundul dapat umpamakan sebagai warga masyarakat biasa, dapat bergerak leluasa karena tidak ada ikatan jabatan. Berbeda dengan bakul berisi nasi berada di atas kepala, harus berhati-hati menggerakkan kepala agar bakul beserta isinya tidak tumpah ke mana-mana

“Saya pernah menerima pe-san itu pada awal menjabat Bupati Kulonprogo. Bakul berisi nasi di atas kepala itu sebagai simbul amanah dari masyarakat yang harus dijaga sebaik-baiknya,” jelasnya.

Samiran dilantik sebagai Kades Krembangan untuk ma-sa jabatan 2012 – 2018, menggantikan Suprihdiyatija yang masa jabatannya sebagai kades, berakhir kemarin, Jumat (8/6). Agus Setiadi sebagai Kades Demen, menggantikan Achadi dan Slamet sebagai Kades Kebonhaijo, menggantikan berakhirnya jabatan Kades Sudarta.


Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: anak, Bupati Kulonprogo, demo, Desa Krembangan, filosofi, gas, gundul-gundul pacul, Hasto Wardoyo, Kades Krembangan, Kades Sudarta, menerima