Home    

Biaya akta pengakuan utang dan perjanjian kredit pada KPR

Akta ini berisi tentang pengakuan debitur. Akta tersebut menyebutkan bahwa debitur telah meminjam sejumlah dana kepada pihak bank dan berkewajiban untuk mengembalikannya berdasarkan kondisi-kondisi yang telah disepakati kedua belah pihak yang tetera pada akta perjanjian kredit. Berdasarkan kedua akta ini, pihak debitur atau peminjam dan kreditur atau bank saling mengikatkan diri kepada perjanjian kredit.

Kemudian, ada lagi biaya akta pemberian hak tanggungan. Maksudnya adalah agar rumah tersebut tidak diperjualbelikan atau dijaminkan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan bank.

Dalam hal ini, bank sebagai pemilik hak tanggungan mempunyai hak atas rumah Anda bila terjadi gagal bayar. Bila terjadi gagal bayar, bank berhak menyita rumah Anda. Bahkan, pihak lain yang juga memberikan utang kepada Anda tidak berhak untuk menyitanya. Hak tanggungan ini tidak berlaku selamanya dan terputus karena hal-hal berikut ini:

  •  Utang yang dijamin sudah lunas.
  •  Dilepaskan oleh pemegang hak tanggungan (bank atau kreditur lain).
  •  Karena penetapan Pengadilan Negeri.
  •  Hapusnya hak atas tanah yang dibebani dengan hak tanggungan.
Jadi demikian tadi Biaya akta pengakuan utang dan perjanjian kredit pada KPR.
biaya apht (37)

Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: debitur, KPR, kredit, kreditur, Pengadilan Negeri, rumah, tanah, utang