Home    

Bakteri Penyebab Keracunan

Penyebab Keracunanan Warga Joggolsari
Bakteri dari Duku, Wortel dan Tomat

WONOSOBO (KR) – Sumber penyebab keracunan di Desa Jonggol-sari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo yang menewaskan 2 warga akhimya terkuak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonosobo, Jumat (1/6) memastikan faktor uta-ma penyebab keracunan berasal dari konsumsi buah duku, wortel dan tomat.

Kepala Dinkes Kabupaten Wonosobo Junaedi SKM MKes kepada KR menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Dinkes
Jateng di Semarang yang disampaikan pada Dinkes Wonosobo disimpul-kan, ada bakteri jenis gamma streptococcus yang memicu keracunan.

Ilasil penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa dalam muntahan ketiga penderita terdapat bakteri jenis lain, yaitu staphylococcus aureus. Bakteri tersebut merupakan bakteri gram positif non motil, berbentuk coccus dan bersifat anaerob (normal).

Bakteri staphylococcus aureus merupakan bakteri umum penyebab
keracunan makanan karena dapat memproduksi racun enterotoksin. Masa inkubasi bakteri, 1 sampai 8 jam, dengan gejala umum berupa sakit perut, muntah dan diare.

“Dari 10 sampel jenis makanan yang diuji laboratorium, termasuk muntahan para korban, positif ditemukan bakteri jenis gamma streptococcus pada buah duku, wortel dan tomat dan penemuan bakteri jenis lain staphylococcus aureus yang mampu memproduksi racun enterotoksin,” ungkapnya.

Menurutnya, bakteri jenis gamma streptococcus sebenarnya merupakan bakteri kategori normal dalam usus. Hanya saja apabila bakteri tersebut dalam jumlah banyak, akan menyebabkan infeksi berbahaya bagi kesehatan.

Dijelaskan, sumber bakteri tersebut bermula dari tenggorokan orang yang menderita keracunan. Adanya luka atau peradangan, membuat orang yang terinfeksi akan mudah menjalar, yaitu dengan masa inkubasi berkisar antara 1 sampai 3 hari.


Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: bakteri, buah, Desa Jonggol, Dinkes Wonosobo, KR, Laboratorium Dinkes, makanan