Home    

Anak Pemalu dan Pendiam

Cenderung Pendiam & Pemalu

Halo Ibu. Saya Ibu muda seorang putra berusia 9 tahun. Anakku ini cenderung pendiam bahkan pemalu. Di sekolah dia kurang aktif, bahkan suka menyendiri. Bagaimana ya Bu mengatasinya, sehingga anak saya bisa lebih percaya diri dan jadi anak yang pemberani? Terima kasih Bu.

Mbak Dewi yang luar biasa, mari kita tengok kembali kebiasaan putra Mbak sewaktu kecil, sebelum ia sekolah. Ada 2 kemungkinan yang membuat Putra Mbak bersikap demikian.

•             Kemungkinan pertama, karena ia anak yang pemalu dan cenderung pendiam. Ketika di rumah, apakah putra Mbak aktif dalam beraktivitas maupun berbicara? Atau ia memang pemalu dan cenderung pendiam?

•             Kemungkinan kedua, rasa tidak nyaman di lingkungan sekolah karena beberapa kemungkinan, di antaranya kurang percaya diri, malu bertanya, sulit berkomunikasi, takut ditolak teman untuk bermain bersama, sering diejek temannya, dan sebagainya.

Ada beberapa langkah sederhana yang perlu dilakukan dan secara intensif dengan penuh kasih sayang. Berikut 5 langkah sederhana nan arrf yang perlu Mbak lakukan segera, antara lain:

1              Mengajak putra Mbak bicara dari hati ke hati saat berdua sambil bermain bersama. Sambil bicara santai, tanyakan kepadanya:

a.            “Kak, siapa teman Kakak di sekolah?” Biarkanlah ia menjawabnya dengan jujur.

b.            Setelah itu lanjutkan dengan, “Saat Kakak menyendiri di sekolah, rasanya bagaimana sih Kak? Enak nggak ya?”

c.             Apa pun jawabannya, dengarkanlah dengan seksama dan hargailah.

2              Doronglah ia untuk berani bertanya sekaligus mengemukakan pendapatnya sesering mungkin, khususnya dengan Mbak sebagai Ibunya maupun Ayahnya. Termasuk ketika hendak bepergian, tanyakanlah kepadanya, “Kak, kali ini Kakak mau memakai baju apa ya untuk jalan-jalan? Terus menurut Kakak, enaknya kita membawa apa saja ya sebelum pergi?” Semakin sering Mbak Dewi mengajaknya berbicara dengan melempar pertanyaan-pertanyaan terbuka kepadanya, semakin Mbak mendorong dirinya bersikap terbuka dalam mengemukakan pendapatnya. Di sinilah rasa percaya dirinya mulai terbangun.

3              Doronglah ia untuk bermain bersama temannya di luar rumah, khususnya di sore hari. Atau Anda juga dapat mengajak teman-temannya, untuk bermain bersama putra Anda di rumah. Hal ini sangat penting untuk mendorong Putra Anda aktif berbicara, sambil bermain dengan hati yang senang.

Untuk mendorong Putra Mbak lebih aktif, luangkan waktu Mbak untuk bermain, bercanda serta berbagi cerita dengannya. Ketika Mbak menemaninya bermain, usahakan Mbak selalu mengajaknya berbicara, bercanda bahkan mendorongnya untuk bercerita tentang mainan kesayangannya.

Asyik, bukan?

5              Hargailah setiap sikapnya yang menunjukkan peningkatan, dari hal yang paling sederhana. Misalnya, “Kak, Bunda senang sekali hari ini, Kakak lebih berani berbicara.” Anda boleh sambil memeluknya dengan erat sambil menciumnya.

Lakukan ke-5 langkah tersebut di atas dengan sepenuh hati tiada henti. Tanpa Anda sadari, Anda telah membantunya berubah menjadi seorang anak yang percaya diri dan memiliki banyak teman. Selamat melangkah ya! •

anak pendiam di sekolah (20),makalah tentang mengatasi teman yang pendiam (19),pengertian anak pemalu (14),definisi pemalu (13),arti pendiam (12),pengertian pendiam (11),pengertian pemalu (10)

Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: anak, anak pemalu, anak pendiam, lingkungan, minder, Putra Mbak, rasa, rumah, sekolah, senang