Home    

Tarif Sewa Rusunawa

Pengelolaan Menunggu Perda. Tarif Sewa Rusunawa Belum Jelas

KLATEN (KR) – Tarif sewa rumah susun sewa (rusuna wa) di Klaten, belum jelas. Selain itu instansi mana yang akan menangani rusunawa dan siapa saja yang berhak menempati, juga belum diputuskan. Hal ini masih menunggu hasil pembahasan peraturan daerah (Perda) nantinya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klaten, Tajudin Akbar mengemukakan, sampai saat ini belum ada keputusan instansi mana yang berwenang untuk mengelola rusunawa tersebut. Persyaratan bagi warga yang berhak menyewa rusunawa juga belum ditentukan. Terkait dengan runusawa tersebut kini masih dibahas dalam panitia khusus DPRD Klaten. “Semuanya masih dahn pembahasan Pansus DPRD. Kalau masalah tarif, tidak tahu apakah juga akan ditentukan dalam pansus, atau nanti ada aturan lain,” kata Tajudin Akbar, Kamis (19/4).

Menurut Tajudin, teknis pembangunan rusunawa tersebut semuanya dari pusat. Untuk Kabupaten Klaten tinggal menerima bangunan jadi saja nantinya. Rusunawa tersebut terdiri dua blok yang masing-maing dengan kapasitas sekitar 180 kamar lebih. Bangunan tersebut berdiri diatas tanah asset Pemkab Klaten seluas 3.000 meter persegi. Kendati belum jelas tarif dan pengelolaan, rusunawa itu dibangun bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal bagi warga berpenghasilan rendah. Selain itu dengan sewa rusun, diharapkan juga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Hingga kemarin pembangunan dua blok rusunawa masih berlangsung.

pengertian rusunawa (13)

Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: Pemkab Klaten, pendapatan, Sewa Rusunawa, tanah, Tarif Rusunawa, Tarif Sewa Rusunawa