Home    

Rubella

Rubella sering pula disebut sebagai campak Jerman (German measles). Penyakit ini disebabkan karena virus Rubella. Virus Rubella dapat ditularkan melalui udara (cairan ludah maupun hidung saat bicara, batuk atau bersin). Pada ibu hamil, virus ini dapat ditularkan melalui darah ibu ke janinnya. Hal ini yang perlu diwaspadai dan dicegah karena dapat menyebabkan kelainan pada bayi. Kelainan pada bayi Nampak saat lahir yang disebut dengan Congenital Rubella Syndrome.

Rubella pada kehamilan

Rubella pada kehamilan sebisa mungkindicegah karena dapat menyebabkan kelainan yang cukup memprihatinkan pada janin. Rubella dapat mengakibatkan kelainan yang cukup parah terutama bila infeksi terjadi pada 4 bulan pertama usia kehamilannya. Kelainan yang diderita antara lain pertumbuhan yang terganggu, retardasi mental, kelainan bentuk dan fungsi mata dan jantung, tuli, kelainan pada liver, limpa dan sum-sum tulang belakang. Ole sebab itu, pada pasangan muda disarankan melakukan pemeriksaan dan pencegahan terhadap rubella melalui vaksinasi.

Pemeriksaan Rubella

Pemeriksaan terhadap infeksi rubella ada dua jenis yaitu

  1. IgM anti Rubella: IgM merupakan tanda adanya infeksi yang masih aktif maupun yang baru berlangsung.
  2. IgG anti Rubella : sedangkan IgG menandakan adanya infeksi yang telah berlangsung lama dan tubuh telah membentuk kekebalan terhadap Rubella.

Bila kadarnya belum Nampak, kedua tes ini dapat diulang lagi 2-3 minggu kemudian untuk mendeteksi ulang apakah memang ada infeksi ataupun kekebalan terhadap infeksi Rubella.

Pencegahan Rubella

Pencegahan terhadap arubella berupa vaksinasi yaitu vaksinasi MMR (Measles Mumps Rubella). Hanya saja waktu pemberiannya harus tepat, terutama yang ditujukan untuk ibu hamil. Wanita yang telah menikah dan berencana memiliki anak sebaiknya melakukan tes terhadap rubelladan segera vaksinasi bila tidak ada kekebalan terhadap rubella. Vaksinasi dilakukan paling lambat 1 bulan sebelum kehamilan. Vaksin ini tidak boleh diberikan pada ibu selama hamil. Bila seorang ibu hamil tidak memiliki kekebalan terhadap rubella maka sebisa mungkin menghindari sumber penularan (orang yang terserang Rubella) sampai tiba saat melahirkan.

makalah rubella (48),pengertian rubella (34),makalah tentang penyakit rubella (11)

Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: Congenital Rubella Syndrome, Jerman German, Pemeriksaan Rubella, Pencegahan Rubella, Rubella, Virus Rubella