Home    

Pediatri Oftalmologi, kesehatan mata anak

Pediatric Oftalmologi adalah Ilmu Kesehatan Mata yang dikhususkan untuk menangani kelainan atau penyakit mata pada anak-anak (sejak lahir sampai usia 14 tahun).

Masalah kesehatan mata pada bayi dan Anak lebih kompleks dibanding dengan orang dewasa berhubung bayi dan anak masih tumbuh dan berkembang.

Kebutaan pada anak-anak menurut WHAO:

  • Buta WHO: Tajam penglihatan ≤3/60
  • Dunia : 1,5 juta, Asia: 48%

Kelainan-kelainan yang dapat terjadi pada mata bayi dan anak:

1.Retinopati Prematuritas (ROP)

ROP adalah gangguan perkembangan pembuluh darah retina  akibat prematuritas . ROP ditandai dengan proliferasi pembuluh darah retina, jaringan parut dan lepasnya retina yang mengakibatkan kebutaan. ROP biasanya terjadi pada bayi dengan usia kandungan <32 minggu dengan Berat Badan Lahir <1500 gram.

2. Katarak Kongenital

Katarak congenital merupakan kekeruhan lensa pada anak-anak, bahkan sejak lahirpun bayi dapat menderita katarak. Penanganan katarak pada anak-anak berbeda dengan orang tua. Perawatan pasca operasi yang kompleks serta perkembangan tajam penglihatan yang sering tidak dapat optimal sangatlah memerlukan kesabaran dan ketelatenan orang tua.

3. Tumor Mata

Tumor Mata yang paling sering terjadi pada anak adalah retinoblastoma yakni tumor pada retina. Tumor ini bersifat ganas, sehingga makin dini terdiagnosa semakin baik prognosanya. Untuk menegakkan diagnose Retinoblastoma memerlukan pemeriksaan USG (Ultra Sonografi) dan CT Scann Orbita. Pada penderita retinoblastoma awal reflex mata anak  tampak mencorong seperti mata kucing sehingga sering disebut “Cat’s Eye”. Penanganan Retinoblastoma pada stadium dini adalah dengan pengangkatan bola mata yang kemudian diganti dengan mata palsu untuk menyelamatkan jiwa anak.

4. Kelainan Refraksi

Perkembangan status refraksi pada anak dimulai sejak bayi yang bisa dideteksi dengan adanya fiksasi cahaya dan fiksasi obyek/benda. Pada usia 2 bulan bayi sudah bisa membedakan gelap terang, hal ini ditandai  bila kena cahaya mata akan terpejam. Status refraksi pada anak <4 tahun biasanya cenderung hipermetrop dan akan menjadi normal pada usia 5 tahun. Bila keadaan hipermetrop (plus) menatap, maka harus diberikan kacamata, karena bila tidak dikoreksi dengan kacamata akan menyebabkan mata malas (ambliop) yang bisa berakibat menjadi mata juling. Mata miop dan astigmat (min dan silinder) pada anak biasanya disebabkan karena kebiasaan anak dalam membaca yakni dengan tiduran dan penggunaan computer dan lap top yang berlebihan (main game).

5. Mata Juling

Mata juling pada anak bisa terjadi karena berbagai sebab diantaranya kelainan refraksi, ketidakseimbangan refraksi mata kanan dan mata kiri maupun kelainan pada otot penggerak bola mata.

6. Kelainan mata lain-lain

Selain kelainan mata tersebut di atas, masih banyak penyakit mata yang bisa terjadi pada anak, antara lain:

  • Kekurangan vitamin A, yang dapat mengakibatkan kebutaan
  • Proses infeksi, misal bayi dengan konjungtivitas purulenta akibat penularan dari jalan lahir
  • Cacat bawaan (kelainan genetic), misal :bola mata kecil (mikroftalmi), kelopak menutup( ptosis), bola mata besar (Buphthalmos) pada glaucoma congenital, saluran air mata yang tidak terbentuk sempurna.
mata silinder pada anak (12),pediatrik oftalmologi (12)

Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: anak, Asia, Berat Badan Lahir, jaringan, Katarak Kongenital, Kelainan Refraksi, kesehatan mata, mata, mata anak, Mata Juling, Pediatri Oftalmologi, Penanganan Retinoblastoma, ROP, Tumor Mata