Home    

Kromatografi lapis tipis

Kromatografi lapis tipis menggunakan zat penyerap . berupa serbuk halus yang dilapiskan rata pada lempeng kaca. Lempeng yang terlapisi ini dianggap sebagai “kolom kromatografi terbuka”. Proses pemisahan didasarkan pada penyerapan, pembuatan lapisan zat penyerap, serta jenis pelarut.

Pada bagian bawah permukaan lempeng yang sudah terlapisi zat penyerap itu disemprot-kan cairan sampel yang sudah diproses dalam besaran tertentu. Tahap berikutnya adalah memasukkan lempeng kaca yang mengandung cairan sampel tersebut ke dalam bejana kromatografi yang di dalamnya terdapat cairan organik (fase bergerak). Bagian yang mengandung sampel berada di bawah, langsungterendam oleh cairan kimia dalam bejana.

Secara teoritis fase yang bergerak diserap oleh zat penyerap padat. Secara sederhana dapat dijelaskan, daya kapiler cairan itu akan merambat ke atas, me-rembesi lapisan silika gel dan menghasilkan pemisahan kom-ponen sampel. Pemisahan itu tidak menghasilkan perubahan warna tetapi di bawah sinar ultra violet akan tampak spot-spot berwarna terang.

Sebagai alternatif, lapisan silika gel yang mengandung sampel itu disemprot dengan bahan reaksi kimia tertentu yang akan menghasilkan warna tertentu. Hasil kromatografi lempeng kaca ini dapat dibandingkan dengan sampel lain.

jurnal kromatografi lapis tipis (47),makalah kromatografi lapis tipis (38),JURNAL KROMATOGRAFI (22),kromatografi lapis tipis (18),jurnal kromatografi lapis tipis pdf (13),jurnal tentang kromatografi (11),pengertian kromatologi (10)

Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: cairan, kapiler, kromatografi, padat, pelarut, penyerap