Home    

Hukum Menjawab Salam Televisi

Menjawab Salam di Televisi
TANYA:

Apakah kita perlu menjawab salam yang diucapkan seorang ustadz yang memberikan pengajian melalui televisi? Apakah
kita juga perlu menjawab kalimah-kalimah azan yang kita dengar dari televisi atau radio? Mohon penjelasan.

Sukmawan, Bantul

JAWAB:

Kata-kata salam atau assalam itu merupakan satu di antara asma Allah. Oleh karena itu ucapan salam itu harus
diperhatikan dalam arti kita harus mengamalkan ajaran Nabi, sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Al-Baehaqi.

Dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh At-Thobaroni, seorang sahabat bernama Haniy bin Yazid bertanya kepada
Rasulullah yang intinya meminta untuk diberi jalan ke surga. Rasulullah menjawab, termasuk orang yang mendapatkan
maghfirah atau ampunan adalah mengucapkan salam dan berkata yang bagus.

Selanjutnya, menurut hadis yang diriwayatkan At-Thobaroni, janganlah seseorang itu memulai salam kepada orang lain
dengan mengucapkan alaikas-salam karena menurut Rasulullah, ucapan itu sepantasnya hanya diucapkan kepada orang
yang telah meninggal dunia.

Ucapan salam yang perlu dianjurkan adalah assalamualaikum Orang yang mengucapkan salam yang demikian itu akan
mendapatkan pahala 10. Kemudian kalau ucapan assalamualaikum ditambah warahmatullahi akan mendapatkan pahala 20.
Sedang orang yang mengucapkan assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh akan mendapatkan pahala 30. Di zaman
Rasulullah ada juga sahabat yang mengucapkan salam assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh yang dilengkapi
dengan kata wamaghfiratuh, Rasulullah menilai ucapan salamnya itu akan mendapatkan pahala 40 sebagaimana hadis yang
diriwayatkan At-Tirmidzi.

Kalau Saudara mendengar orang mengucapkan salam di televisi yang ditujukan kepada jemaah pengajian, maka yang wajib
menjawab adalah jemaah pengajian tersebut. Sedang Saudara yang hanya melihatnya di televisi dianjurkan juga untuk
menjawabnya sebagai suatu kebaikan. Sedang kalau Saudara mendengar dari televisi atau radio suara azan, juga
dianjurkan untuk berdoa setelah azan selesai dikumandangkan sebagaimana orang yang mendengar suara azan langsung di
masjid.


Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: Al Baehaqi, arti, hukum islam, Kalau Saudara, menjawab salam, salam, Sedang Saudara, syariah