Home    

Cara adaptasi tumbuhan mangrove pada kondisi rawa

Tumbuh di tempat berair dan berlumpur memberikan masalah tersendiri bagi tumbuhan. Untuk tetap tegak: Akar tumbuhan rawa tidak memiliki tempat yang kuat untuk bersandar kerena lumpur bersifat sangat lunak, jadi tumbuhan rawa seperti mangrove harus menyesuaikan diri untuk tetap tegak. Mangrove memiliki susunan akar yang dapat membagi rata beban pohon. Pohon jenis lainnya memiliki akar penopang. Sebagian tempat kadang terlalu basah untuk dapat ditumbuhi pohon, sehingga hanya rumput dan tumbuhan kecil lain yang bisa hidup di sana. Beberapa jenis tumbuhan seperti Phragmites berkembang biak dengan cara tumbang ke air. Pada perairan yang terbuka, tumbuhan seperti teratai tumbuh mengapung di permukaannya.

Bernafas: Tanah di daerah rawa biasanya berwarna hitam dan berbau. Ini karena rendahnya kandungan oksigen (anoxic). Tanah berlumpur seringkali bersifat anoxic karena oksigen menyebar lebih lambat di dalam air daripada di udara. Ini akan memperlambat pembusukan sisa-sisa tumbuhan. Bakteri yang hidup dalam kondisi anoxic memproduksi zat yang kaya akan sulfur—dan mengeluarkan bau tak sedap. Untuk mengimbangi kondisi yang rendah oksigen ini, tumbuhan yang hidup di rawa memiliki akar yang menyembul dari air—yakni akar nafas yang juga disebut pneumatofora.

Mengatur kadar garam: Beberapa daerah rawa, seperti tambak garam, seringkali lebih asin dari air laut. Ini terjadi ketika air menguap ke udara dan meninggalkan endapan garam. Air yang lebih asin dari air laut disebut dengan hypersaline. Sel tumbuhan tidak dapat berfungssi dengan baik jika terlalu banyak mengandung garam. Beberapa jenis tumbuhan seperti Rhizophora sp. ada yang memiliki kemampuan

mencegah garam masuk ke dalam batangnya. Jenis lainnya tahan terhadap kadar garam tinggi dan mengatur kadar garam dengan kelenjar khusus yang terdapat pada daunnya.

Mendapatkan cukup air: Kedengarannya aneh bahwa tumbuhan yang tumbuh di air bisa kekurangan air, tapi di tempat air asin, sangat sulit memperoleh air tawar. Tumbuhan yang tumbuh di air asin seringkali mempunyai daun kaku yang tebal (misalnya Rhizpphora sp.) yang membantu mengurangi penguapan, atau memiliki daun yang licin (seperti Sonneratia sp.) yang dapat menyimpan air. Adaptasi seperti ini juga dimiliki oleh tumbuhan yang hidup di tempat kering.

adaptasi tumbuhan bakau (53),cara adaptasi tumbuhan bakau (49),adaptasi tumbuhan (37),cara adaptasi tumbuhan (30),adaptasi bakau (24),cara tumbuhan menyesuaikan diri (21),tumbuhan yang hidup di rawa (18),cara adaptasi tumbuhan air tawar (17),adaptasi tanaman bakau (15),cara adaptasi tumbuhan air laut (14),adaptasi tumbuhan mangrove (12),cara tumbuhan bakau menyesuaikan diri dengan lingkungannya (11),cara hidup dan berkembangbiak mangrove (10),Adaptasi pohon bakau (10)

Kode Copy Paste
Gunakan kode diatas untuk copy paste artikel ini di blog anda

Tags: adaptasi, air, Bernafas Tanah, garam, kekurangan, mangrove, mengandung, Rhizophora, Sonneratia, tanah