Pertambangan bahan baku, seperti bauksit (untuk membuat aluminium) atau bijih besi (untuk menghasilkan baja), menghasilkan limbah yang bisa mencemar tanah dan air. Tambang juga menghasilkan debu yang mencemari udara, serta mengakibatkan erosi tanah yang dapat mengakibatkan polusi pada air.

Pemrosesan bahan baku menjadi bagian-bagian kendaraan juga menimbulkan polusi. Pabrik baja, misalnya, menimbulkan produk sampingan yang mencemarkan udara, tanah, dan air.

Banyak bagian dari kendaraan yang terbuat dari plastik—produk yang dihasilkan dari bahan dasar minyak yang memerlukan ratusan tahun untuk terurai kembali.

Pabrik perakitan kenderaan menghasilkan sampah seperti cat dan pelumas yang beracun yang dapat mencemari udara, air, dan tanah.