Harga Pakan Melambung | Peternak Lele Terancam Bangkrut | BOYOLALI (KR) – Harga pakan ikan lele di pasaran terus melambung. Kondisi tersebut mengakibatkan para peternak ikan lele di sejumlah sentra budidaya ikan lele di Kabupaten Boyolali terancam bangkrut.

Harga pakan lele sejak sepekan terakhir sudah naik Rp 6.000/sak ukuran 30 kg. Semula harganya Rp 213.000, naik menjadi Rp 219.000/sak. Bahkan beredar informasi, harga pakan lele bakal naik lagi hingga Rp 22f>.000/sak.

Sejumlah peternak lele di Boyolali mengatakan, kondisi ini mengakibatkan kalangan peternak lele mengalami kerugian terus menerus. “Saat ini banyak yang terancam gu-lung tikar, karena terus mengalami kerugian,” kata Aryo (32) peternak lele di Kecamatan Sambi kemarin.

Saat ini, untuk satu kolam dengan tebaran bibit 3.500 ekor, membutuhkan pakan 12 sak. Sedangkan harga jual lele di pasaran rata-rata Rp 10.500/kg di tingkat peternak, sementara rata-rata peternak hanya memperoleh keuntungan sekitar Rp 400.000 setiap masa pa-nen selama tiga bulan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali Darsono mengaku sudah mendapat informasi terkait keluhan para peternak lele ini. Pihaknya telah berupaya mencari solusi terbaik. Salah satunya dengan mendorong produksi pakan sendiri sebagai alternatif pakan pabrikan yang mahal.

Pihak Disnakan, tambahnya, sudah memberikan bantuan mesin pembuat pakan ke sejumlah kelompok peternak agar mereka segera memproduksi pakan alternatif. “Pada tahun anggaran 2011 lalu, kami sudah menyerahkan delapan mesin pembuat pelet pakan ikan untuk kelompok peternak lele Desa Tanjungsari Kecamatan Ba-nyudono,” katanya.

Sedangkan pada tahun anggaran 2012 ini, pihaknya memberikan empat mesin pembuat pakan. “Kami berharap nantinya bisa memproduksi pakan ikan lele sendiri, sehingga peternak lele di Boyolali tidak selalu tergantung pakan pabrikan yang sangat fluktuatif harganya,” katanya.

cara buat nasi aking buat pakan lele