Harsono, 30 Tahun Tekuni Asah Pisau
Mengasah pisau banyak orang pernah mengerjakan. Namun, untuk menghasilkan pisau tajam saat digunakan tidak semua orang mampu melakukannya. Inilah yang mendasari Harsono (62) membidik peluang jasa mengasah pisau.

Bapak 2 anak ini menggeluti usaha tersebut sejak 30 tahun lalu, la membuka lapak usahanya di simpang empat Wirobrajan Yogyakarta. “Saya tertantang. Itu intinya. Ada yang bilang asah gunting itu susah. Karena itu saya i n gin coba seperti apa kesulitannya,” ujar Harsono saat ditemui KR Newsroom, baru-baru ini. Karena merasa tertantang inilah Harsono bertekad untuk belajar, la otodidak. Mencoba dan terus mencoba tanpa henti. Dari yang awainya butuh waktu 3 hari, berkurang jadi 1 hari, 1 jam hingga sekarang yang hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk mengasah benda-benda tajam itu. “Sampai sekarang sayg tidak henti belajar. Dari yang awainya dulu manual, sekarang sudah pakai mesin yang saya rakit sendiri. Padahal saya dulu kerja di pabrik kain. Gak ada hubungannya kalau dipikir-pikir dengan pekerjaan sekarang ini,” lanjutnya.

Jika bicara apakah banyak pemasukan yang diperoleh dari usahanya ini, Harsono menegaskan kalau dihitung angka hanya rugi yang didapat. Pasatnya, paling tidak barang yang dikerjakan bisa awet lebih dari setengah tahun. Selain itu juga tak semua orang punya niat mengasah perkakas yang sudah mulai berkurang fungsinya. “Karena sudah kadung seneng pekerjaan, biar bagaimanapun ya harus ditekuni. Kerjanya gak asal-asalan biar pelanggan puas. Saya orangnya juga lebih mementingkan kualitas dibanding kuantitas. Meski kemudian dalam sehari tidak selalu ada yang minta diasahkan perkakasnya. Prinsip saya, sudah senang lihat orang lain senang dan bisa menyenangkan mereka,” imbuhnya. Soal tarif, Harsono tak mematok harga. Sebab ia tahu jika kebanyakan pelanggannya berasal dari ekonomi lemah. Hal itu bisa dilihat dari upaya memperbarui perkakas yang sudah aus daripada beli baru.

Harsono pernah mengalami pengalaman yang tak terlupakan. Pernah ia mengasah pisau tapi tidak menuntut bayar karena si pemilik mengaku kalau tidak punya uang. Sedang hanya pisau itu andalannya cari uang. Atau pernah ia mengasah samurai. Meski sulit dan imbalannya tidak sesuai tetap ia jalani sebab Harsono menganggapnya sebagai tantangan.

Dan kini sejak tahun 1990, Harsono mulai menambah spesialisasi asah dan servis mesin cukur (Clipper). Tapi diakuinya untuk yang satu ini baru sekitar tahun 2008 baru bisa menelurkan hasil maksimal. Artinya hasil kerjanya paling bagus.

“Nggak terhitung ada berapa mesin yang hancur untuk praktik. Jelas ini kerugian. Tapi kalau atas nama rugi lalu menyerah, saya nggak dapat sesuatu nanti,” tegas mantan montir mesin tenun ini.

Tapi apakah pelanggannya hanya masyarakat kecil? Ternyata tidak. Harsono sukses melebarkan sayap. Akhir-akhir ini, konsumennya merambah rumah sakit besar. Bahkan hingga ke luar daerah. Kebanyakan gunting medis yang ‘diperiksakan’ di bengkel asah milik Harsono. Salah satu pelanggannya yang sudah bertahun-tahun setia memanfaatkan jasa Harsono, Doni (35) pemilik Doni Bagus Barbershop di Sentolo KulonprogO mengatakan, usaha asah pisau seperti ini banyak manfaatnya. Terutama bagi masyarakat ekonomi lemah seperti dia. “Kalau saya harus beli 2 mesin cukur, harganya sampai Rp 1 juta. Tapi kalau diserviskan, bisa hemat lebih dari separuhnya,” tuturnya. Sementara hingga sekitar 30 tahun ini Harsono tak punya karyawan khusus. Paling hanya ada keponakan yang dididiknya sebagai penerus setelah ia tak bisa berharap pada anak-anaknya karena kesibukan masing-masing.

“Saya orangnya terlalu teliti. Jadi gak bisa lihat kerjaan yang tidak bagus dan tidak maksimal. Apa yang saya bisa lakukan saya tularkan kepada keponakan. Sebab kerja ini tidak hanya mengandalkan mata, tapi juga telinga. Jadi saya bisa tahu jika ada hasil kerja yang tidak maksimal meski sangat kecil,” tuturnya.

cara asah mata pisau wahl, asah mata pangkas, cara mengasah mata pisau clipper, cara mengasah mata pisau mesin wahl, cara mengasah kliper, cara mengasah clipper, cara mengasah mata pisau cliper, cara ngasah pisau cukur kliper, cara asah pisau mesin cukur rambut, cara asah pisau clipper